Dalam dunia yang terus berkembang, pertanyaan apakah gagasan baru itu
seperti virus yang merusak atau nutrisi yang memberi kehidupan menjadi sangat
relevan. Kaum konservatif cenderung melihat setiap gagasan baru sebagai ancaman,
seperti virus yang dapat mengganggu stabilitas dan kepastian yang mereka bangun
selama ini. Bagi mereka, menjaga status quo dan menghindari risiko adalah
prioritas utama demi kelangsungan hidup. Meskipun demikian, sikap ini juga bisa
membatasi kemungkinan inovasi dan perkembangan yang lebih besar.
Bagi manusia, cara paling elegan untuk menunjukan eksistensi dirinya adalah dengan menciptakan opini dan imajinasinya sendiri. Tanpa keduanya, manusia hanya akan menjadi mahluk program atau pengekor pikiran manusia lainnya yang lebih superior. Maka, beranilah memiliki pemikiran sendiri sebagai bentuk kemerdekaan dan kebebasan jiwa melalui imajinasi tanpa batas.
Minggu, 16 Juni 2024
Gagasan baru: virus atau nutrisi?
Hakikat Kelam : Menemukan Cahaya di Tengah Kegelapan
Kelam seringkali dianggap sebagai simbol dari kesedihan, keputusasaan, dan ketidakpastian. Namun, sebenarnya kelam adalah kanvas terbaik untuk melukis cahaya. Kelam dapat menjadi ruang kosong di mana cahaya dapat bersinar paling terang.Ketika kita merasa tenggelam dalam kelam, jiwa kita seringkali terasa sepi, pedih, dan gundah.
Namun, justru di saat-saat seperti itulah kita memiliki kesempatan untuk menggali lebih dalam ke dalam diri kita. Kelam adalah momen di mana kita dapat merenung, merenungkan arti dari kesedihan dan ketidakpastian yang kita rasakan. Cahaya, di sisi lain, merupakan simbol dari keberanian, kebijaksanaan, dan kebahagiaan.
Cahaya adalah bagian dari diri kita yang paling suci dan murni, yang dapat merangsang jiwa kita untuk memancarkan gelombang keindahan dan kebahagiaan. Ketika kita berhasil menemukan cahaya di tengah kelam, kita dapat merasakan energi kreatifitas yang luar biasa.
Proses mengelola kelam untuk menjadi energi kreatifitas tidaklah mudah. Dibutuhkan keberanian dan ketekunan untuk terus mencari cahaya di tengah-tengah kegelapan. Namun, hasil akhirnya sangatlah memuaskan.
Ketika kita mampu mengubah kelam menjadi cahaya, kita akan merasa lebih kuat, lebih bijaksana, dan lebih bahagia.Sebagai manusia, kita tidak akan pernah luput dari pengalaman kelam dalam hidup ini.
Namun, kita memiliki pilihan untuk melihat kelam sebagai sebuah kesempatan untuk tumbuh dan berkembang. Dengan memahami hakikat kelam dan cahaya, kita dapat belajar untuk menerima kedua sisi tersebut sebagai bagian integral dari kehidupan.
Jadi, mari kita jadikan kelam sebagai kanvas terbaik untuk melukis cahaya. Mari kita temukan keberanian dan kebijaksanaan di tengah-tengah kegelapan, sehingga kita dapat memancarkan energi kreatifitas yang tak terbatas. Dengan demikian, kita akan mampu mengatasi setiap tantangan dan menjalani hidup dengan penuh makna dan kebahagiaan.
Kamis, 21 Desember 2023
Dampak ajaran agama terhadap prilaku manusia
Saya melihat berita di salah satu stasiun TV swasta tanggal 5/12/2023, telah terjadi perkelahian di antara dua orang atau kelompok di dalam mesjid di saat menjelang sholat wajib.Penyebabnya adalah berebut menjadi imam sholat.
Shalat wajib adalah salah satu cara untuk menjaga hati dari godaan syaitan dan hawa nafsu untuk berbuat keji dan mungkar.
Sementara, peran mesjid, bukan hanya sebagai tempat menunaikan ibadah shalat, tetapi juga berperan sebagai pusat pendidikan dan penyebaran syiar Islam, tempat menyelesaikan berbagai persoalan umat serta pusat pemberdayaan umat dan masyarakat.
Lalu, sejauh mana dampak ajaran agama, terutama sholat dan pemaknaan tempat ibadah bagi dua oknum dalam kasus tersebut di atas? Oknumnya kurang literasi keknya....
Rabu, 20 Desember 2023
5 HUKUM TERKUAT DI DUNIA
5 HUKUM TERKUAT DI DUNIA
1. Semakin Anda takut sesuatu terjadi, semakin besar kemungkina hal itu terjadi (Hukum Murphy).
2. Jika Anda menuliskan masalah dengan jelas dan spesifik, Anda sudah menyelesaikan setengahnya (Hukum Kidling).
3. Saat Anda menghadapinya tugas menemukan cara terbaik untuk mencapai hasil yang diinginkan selalu menjadi tanggung jawab Anda (Hasil Gilbert).
4. Jika Anda mengutamakan pengetahuan dan kecerdasan uang akan terus datang (Hukum Wilson).
5. Jika Anda tidak harus mengambil keputusan tentang sesuatu, jangan memutuskan (Hukum Falkand).
(anton.tanz)
Selasa, 19 Desember 2023
Grup Sosial Media
Awal membuat atau bergabung di sosial media Grup SMP atau SMA dulu semua anggota antusias. Karena dengan mudah dipertemukan oleh jejaring sosial media setelah sekian puluh tahun tidak bertemu dan tidak tahu kabar masing-masing.
Semua saling berebut bercerita tentang indahnya kebersamaan atau romantisme di masa sekolah dulu. Ada yang saling kangen, CLBK.
Kini setelah sekian puluh tahun berlalu, grup sosial media itu sepi. tidak ada yang posting atau komen lagi. Paling2 satu dua orang yang mengirim greeting berupa emoticon. Lebih parah lagi setelah pilpres
Rabu, 13 Desember 2023
Gendongan Anies Rasyid Baswedan, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo
Ketiga Capres kita tahun 2024 ini, selain punya kualitas, diferensiasi dan kompetensinya masing-masing, mereka juga punya beban gendongannya masing-masing.
Anies RB punya beban gendongan berupa stigma politik identitas, Citra diri sebagai ahli tata kota, juga pengumbar wacana yang teoritis tetapi tidak actionable.
Prabowo Subijanto punya beban gendongan, berupa pelanggaran HAM dalam peristiwa 1998, Kepentingan bisnisnya yang mandeg gegara menjadi oposisi dan Gibran sang cawapresnya yang dicap sebagai hasil KKN dan cawe-cawe Presiden melalui piranti kekuasannya.
Ganjar Pranowo juga punya beban gendongan berupa citra PDIP yang kekiri-kiran dan Citra Megawati yang terkesan otoriter, narsist dan childist (suka memuji diri sendiri) serta memperlakukan Jokowi dan Ganjar sebagai petugas Partai.
Artinya semua Capres memiliki kaartu truff yang bisa goreng oleh lawan politik dan buzzer2nya tanpa kecuali.
Lantas seberapa sensitif dan relevantnya ketiga beban gendongan ketiga Capres dimata masyarakat para pemilih? Tentu bagi para simpatisan Die hard masing-masing tidak terpengaruh oleh Gendongan masing-masing Capresnya.
Bagi pemilih golongan generasi milenial hingga Gen Z, mungkin isu -isu gendongan itu tidak relevant.kecuali para buzzer terus menerus memborbardir isu-isu itu di sosial media dan berbagai platform digital sehingga seolah-olah relevant dengan kehidupan reel para pemilih golongan milenial dan gen-z. jadi Dua pil pres terakhir dan pilpres 2024 kali ini benar-benar perang informasi dan strategi di media sosial sebagai battlefield-nya.
Selasa, 12 Desember 2023
Berlindung di bawah kerendahan
Kerendahan adalah tempat paling nyaman untuk menikmat hidup
Di sana tak ada tatapan mata para pembenci dan pemuji
sehingga hati terhindar dari keangkuhan dan alpaan
Kesunyian adalah situasi paling indah untuk menjalani hidup
Di sana tak ada suara-suara penilaian dan penghakiman
sehingga mata hati dan pikiran menjadi jernih
Kerendahan dan kesunyian adalah wilayah pagelaran sandiwara dihentikan
dan batin menemui jati diri dan bertumbuh menyelaras dengan alam tanpa eksplorasi






